8 Hal Yang Perlu Kau Tahu Wacana Hijab Organik
Hijab organik yang dijual di media sosial. Foto: Instagram/zayanahijabJakarta -Semakin banyak pelaku bisnis fashion hijab yang berinovasi di Indonesia. Eksplorasi desain sampai jenis kain terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan para hijabers. Besarnya pasar hijab di Indonesia menuntut para pelaku bisnis untuk terus menunjukkan sesuatu yang baru.
Satu penemuan fashion hijab yang sedang digalakkan yaitu sustainable fashion. Salah satu turunannya yaitu perkembangan hijab organik yang mulai terkenal di Indonesia. Kain organik bahwasanya bukan hal yang baru, tapi menyuntikkan tren tersebut ke dalam fashion hijab dapat dibilang sesuatu yang segar.
Apa bahwasanya hijab organik itu?
Ayana Moon menggunakan hijab organik. Foto: Instagram/Zayanahijab |
1. Pakai serat kain dari alam tanpa materi kimia
Kain yang digunakan untuk hijab organik terbuat dari 100% serat alam. Tidak ada kandungan kimia atau kain polyester di dalamnya. Tumbuhan yang digunakan sebagai serat kain tersebut juga seharusnya ditanam secara organik, tanpa pestisida.
2. Jenis kain berbeda-beda
Kain organik mempunyai banyak jenisnya, mulai dari katun, linen, sampai wool. Selain digunakan untuk busana, kain organik juga sering digunakan untuk kain sprei menyerupai kain tencel. Kini, kain tencel pun mulai digunakan sebagai hijab.
3. Biasanya lebih gampang lecek
Salah satu alasan sedikitnya kain organik yang digunakan sebagai hijab yaitu teksturnya yang gampang lecek. Contoh kain organik yang dapat digunakan untuk hijab yaitu katun, tencel, sampai linen.
Baca juga: Hijab Organik sampai Anti Bakteri, Ini 5 Hijab Lokal yang Inovatif
4. Tak gampang menyerap tinta
Hijab motif atau pattern scarf sedang hits di kalangan hijabers. Namun, untuk menciptakan pattern scarf menggunakan kain organik cukup menantang. Warna yang tercetak biasanya kurang 'keluar'. Perlu teknologi printing khusus untuk mencetaknya, dan Indonesia belum punya banyak percetakan khusus tersebut.
5. Lebih adem dipakai
Meski gampang lecek, hijab organik sangat nyaman digunakan di kepala. Serat alami menciptakan kain terasa cuek dan adem. Kain yang nyaman juga tidak menciptakan indera pendengaran terasa 'budek'. Inilah alasan utama hijab organik cocok dijadikan hijab.
6. Lebih ramah lingkungan
Kain yang berasal dari alam tentu saja lebih ramah lingkungan. Sampah organik lebih gampang terurai dibandingkan kandungan kimia. Produksi flora secara organik juga berpotensi mengurangi bahan-bahan kimia berbahaya yang berasal dari pupuk kimia.
7. Masih sedikit dijual di Indonesia
Salah satu pemakaian hijab organik. Foto: Instagram/zayanahijab |
Sayangnya, hijab organik masih jarang ditemukan di Indonesia. Selain sebab teknologi yang masih terbatas, hijab organik juga belum tentu disukai pasar. Alasannya sudah diungkap di atas, dapat sebab gampang lecek atau tidak gampang dibentuk.
8. Anti basil dan anti iritasi
Tidak semua kain organik mengandung anti basil dan anti iritasi. Kain organik yang mempunyai kelebihan ini salah satunya yaitu kain dari serat bambu. Di Indonesia, belum banyak yang menggunakan kain berserta bambu untuk hijab.
Tonton juga video: 'Tetap Stylish dan Up to Date dengan Gaya Hijab Kekinian'
Sumber detik.com
Ayana Moon menggunakan hijab organik. Foto: Instagram/Zayanahijab
Salah satu pemakaian hijab organik. Foto: Instagram/zayanahijab
0 Response to "8 Hal Yang Perlu Kau Tahu Wacana Hijab Organik"
Posting Komentar