Desainer Irna Mutiara Ungkap Kesalahan Pengertian Materi Voile
Desainer busana muslim Irna Mutiara. (Foto: Silmia Putri/Wolipop)Jakarta -Hijab berbahan voile sekarang sedang digandrungi para hijabers. Tekstur kain yang lembut, ringan, dan adem banyak dipilih hijabers untuk pemakaian hijab sehari-hari. Mulai dari desainer ternama sampai online shop berbondong-bondong menjual hijab voile ini.
Sayangnya para penjual di online shop kerap salah menyebut nama kain voile ini. Voile memang salah satu jenis katun. Namun, pattern scarf yang banyak dijual di pasaran kebanyakan memakai voile polyester atau plastik. Kain tersebut tidak mengandung katun voile sama sekali. Hal ini diungkapkan oleh desainer busana muslim Irna Mutiara kepada Wolipop pada hari Minggu (15/08/2018) via telepon.
Baca Juga: Berawal dari Door to Door, Irna Mutiara Kini Punya 30 Butik Hingga ke Malaysia
Koleksi Irna Mutiara. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop) |
Polyster dapat dibuat mirip bermacam-macam jenis kain, salah satunya kain voile. Seharusnya para penjual menyebut materi hijab tersebut dengan nama 'voile polyester' atau 'voile' saja.
Namun, bukan berarti voile yang dijual palsu. Pemakaian kain voile polyster juga mempunyai banyak level, tergantung kualitas yang ditawarkan setiap pabrik. Hal ini pula yang menciptakan harga voile polyster cenderung beragam.
Baca Juga: Irna Mutiara Ungkap Prediksi Tren Busana Muslim 2019
Salah satu rancangan Irna Mutiara. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop) |
Pemilihan katun voile atau polyster voile bergantung pada selera masing-masing. Tidak ada hukum yang menyebut katun lebih baik daripada polyster. Namun, penyebutan kain katun voile dan voile polyster harus tetap diluruskan.
Koleksi Irna Mutiara. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)
Salah satu rancangan Irna Mutiara. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)
0 Response to "Desainer Irna Mutiara Ungkap Kesalahan Pengertian Materi Voile"
Posting Komentar